ini pertanyaanku.
kamu punya 'waktu' berapa kantung?
hanya satu? atau mungkin puluhan? atau malah ratusan?
kau mungkin memang orang kaya.
bisa menggunakan 'waktu' semaumu. bisa membeli kapan saja.
aku sebenarnya tidak peduli.
memangnya roda tidak berputar?
kau bisa saja jatuh melarat dengan persediaan 'waktu'mu yang hanya tinggal beberapa kantung saja.
makan itu, tamak!
salah sendiri kau foya-foyakan 'waktu'mu hanya untuk mengeluh. mengeluh. dan mengeluh.
7.12.11
6.12.11
#6 kali ini. menunggu adalah menyenangkan.
tuk. tuk.
hai hujan. hari ini aku memandangimu.
terlihat jelas kau berpeluh dan ngos-ngosan.
sepertinya kau lembur ya malam ini?
hai hujan. ketika semua orang dalam cafe ini memohon kepada dewa hujan agar menghentikan amarahnya, aku tidak.
justru aku berdoa agar ia meluapkan amarahnya, mengguyurkan hujannya lebih lama.
tahukah kau hujan. meski semua orang tahu betapa menyebalkannya "menunggu", tapi aku menikmatinya sekarang.
karena kau tahu mengapa?
aku bersama sunny.
sssssttt. jangan keras2, dia sedang konsentrasi dgn permainan di pspnya.
maafkan aku hujan. sebenarnya aku tidak tega melihatmu bekerja terus2an.
tapi kali ini. aku meminta agar dewa hujan tertidur. sehingga lupa akan turunnya hujan malam ini.
dan waktuku bersama sunny dapat bertahan lebih lama.
@ Jco Galaxy Mall. pukul 20:21. Hujan. bersama Sunny.
hai hujan. hari ini aku memandangimu.
terlihat jelas kau berpeluh dan ngos-ngosan.
sepertinya kau lembur ya malam ini?
hai hujan. ketika semua orang dalam cafe ini memohon kepada dewa hujan agar menghentikan amarahnya, aku tidak.
justru aku berdoa agar ia meluapkan amarahnya, mengguyurkan hujannya lebih lama.
tahukah kau hujan. meski semua orang tahu betapa menyebalkannya "menunggu", tapi aku menikmatinya sekarang.
karena kau tahu mengapa?
aku bersama sunny.
sssssttt. jangan keras2, dia sedang konsentrasi dgn permainan di pspnya.
maafkan aku hujan. sebenarnya aku tidak tega melihatmu bekerja terus2an.
tapi kali ini. aku meminta agar dewa hujan tertidur. sehingga lupa akan turunnya hujan malam ini.
dan waktuku bersama sunny dapat bertahan lebih lama.
@ Jco Galaxy Mall. pukul 20:21. Hujan. bersama Sunny.
Labels:
31 Hari Menulis Blog
5.12.11
#5 Mengapa menyimpan benci?
kau tidak membuangnya.
padahal kau bilang membencinya.
bagaimana bisa sesuatu yang kau benci, tetap kau simpan?
apa itu namanya kalau bukan munafik?
kalau aku jadi kau, ku bakar saja.
sudah kepalang benci, kenapa tak kuhilangkan saja nyawanya.
beres perkara.
Labels:
31 Hari Menulis Blog
4.12.11
#4 Kembanglah Makna
Baru saja kemarin saya berbicara mengenai makna.
Tahu-tahu dia sudah berkembang hari ini.
Yaaaay! My girls took the first place!
Seluruh usaha dan kerja keras, sakit dan capai yang mereka rasakan, bukan semata-mata hidup sebagai rasa sakit tanpa makna.
Ya, semua memang sudah disiapkan.
Ah... Tuhan memang baik sekali.
NB:
Congrats anak-anakku atas kemenangan di lomba PELETON. You rawks guys! xoxo
Labels:
31 Hari Menulis Blog
#3 Makna dari sebuah makna
Tidak ada di dunia ini yang namanya kebetulan.
Kerikil yang tergeletak di jalan raya, bukan kebetulan ada di sana.
Bukan pula tanpa makna, atau hanya terbawa deru mobil yang melaju kencang.
Dia ada di sana dengan suatu tujuan.
Bisa jadi dia ada di sana berkumpul dengan temannya menuju aspal yang berlubang kemudian menutupinya, sehingga tidak ada lagi mobil atau truk yang tergoncang jika melewatinya.
semua mempunyai alasan.
selalu ada hikmah di setiap kejadian.
jangan anggap kebetulan.
doakan saja Tuhan memberikan hikmah yang luar biasa.
:)
NB :
Terinspirasi setelah menulis makna Formasi untuk anak-anakku yang lomba hari ini.
Labels:
31 Hari Menulis Blog
2.12.11
#2 Blackout
"Hatiku blackout alias mati lampu."

Masa'?
Mati lampu atau Lampu (di)Mati(kan) ?
Cermati dulu. Siapa pelaku yang mengoyak hatimu.
Siapa tahu ternyata tanganmu sendiri yang menekan saklar OFF-nya.

this pict is taken from here
NB : Terinspirasi oleh Sunny yang mengeluh akan padamnya listrik di rumahnya.
Labels:
31 Hari Menulis Blog
1.12.11
#1 Again in December
pasti kalian sudah mengerti, mengapa saya memberi tanda "#1" di awal judul postingan ini.
yup! saya kembali menjalankan misi mulia seperti beberapa waktu lalu, dan lucunya.. tepat sekali setahun yang lalu. Hihi, nampaknya misi "30 hari menulis blog" terkhusus untuk bulan Desember ya? #PercayaMitosDetected
Namun kali sedikit berbeda, kami ( saya dan kopihitam , partner saya menjalankan misi ini ) bermaksud menulis blog secara berkala hingga penghujung tahun. Artinya sampai akhir bulan Desember. Karena Desember mempunyai 31 hari di dalamnya, maka misi kali ini bertajuk "31 hari menulis blog." ( dan kayanya bakal seru kalo sekalian ditambah misinya : "31 hari mencari pacar" untuk si @ragilkikukikuk ;p )
well, sepertinya saya sedang terjangkit virus baru. ehm, sepertinya tidak baru sih, karena dulu sewaktu SMA saya juga pernah mengidapnya. Namanya Bovaloasis Sevakovolahasis.
Menurut Kamus Besar Kedokteran, gejalanya adalah sebagai berikut :
1. Suka bangun siang
2. Sangat posesif terhadap kasur, bantal, apalagi guling
3. Tiba-tiba mempunyai ketakutan yang teramat sangat untuk pergi keluar
4. Biasanya pengidap virus ini lebih nyaman berada di rumah. Lihat gosip di televisi sambil twitteran.
5. Dan yang terakhir, suka tiba-tiba sopan dan baik terhadap teman sejawat dengan cara sms "Hai say, masuk kelas Pajak ngga?" atau "Hoi dulur, mlebu kelas PenHum gak?"
Sangat m e n g e r i k a n.
... dan itu terjadi pada saya!
untuk yang masih asing dengan virus Bovoloasis Sevakovolahasis atau agak susah untuk membacanya, ada istilah kerennya kok, namanya virus Bolos Sekolah alias Malas Kuliah.
yang lucu lagi, virus ini selalu terjadi di tahun ke 2 saya. #PercayaMitosDetected
saya juga tidak tahu apa penyebabnya. mungkin saja bisa jenuh, atau ya itu tadi, kasur dan kroni-kroninya lebih posesif ketimbang saya.
yah. apapun penyebabnya, saya ingin sembuh dan tidak ingin virus ini terus-terusan bercokol di badan saya.
akhir kata, #prayforDela.
Labels:
31 Hari Menulis Blog
Langganan:
Postingan (Atom)