14.12.11

#14 Juara

Ketika kamu mengikuti suatu perlombaan, dan meraih juara.
Kamu harus bersyukur.
Ketika kamu mengikuti suatu perlombaan, dan pulang dengan tangan hampa.
Kamu harus percaya.
Percaya, bahwa juara sejati adalah seseorang yang mampu melewati proses menuju perlombaan. Mengambil makna dari sebuah kesusahan.
Menikmati segala bentuk kesenangan kelompok.
Berdiri tegar dalam menghadapi rintangan.

Juara sejati adalah ketidakmenyerahan.

Ps : Goodluck team #MCCUnairForMCCALSA :) You guys rawk!

13.12.11

#13 Orang Sinting dan Klakson

Apa sih yang ada di pikiran orang yang terus mengklakson kendaraannya saat di depannya JELAS-JELAS ada macet?
Buat saya, mereka idiot. Tidak sabaran dan sinting.

Tadi sore saya menemukan orang-sinting-gemar-membunyikan-klakson ini di daerah Jagir. Namanya jam pulang kantor, pastilah macet. Belum lagi perempatan di sana memang terkenal macet, apalagi kalau ada kereta. Saya yang mengerti keadaan itu santai-santai saja ketika sudah 2 kali lampu hijau, namun saya tidak bisa beranjak dari tempat saya. Ya karena itu tadi, macet dan ada kereta. Tapi di belakang saya ada kendaraan Carry warna merah maroon berplat L, terus-terusan mengklakson mobilnya. Sinting. Saya lihat dari spion, pengemudinya laki-laki, kira-kira berumur 30tahunan, kecil dan menggunakan kacamata, dan kemungkinan belum menikah. (Mengapa? karena berdasarkan survey asbun saya membuktikan bahwa orang belum menikah padahal usianya sudah lebih dari matang kebanyakan emosian dan sensitif. (no offense ;p) )
Sinting, sinting. Memangnya kalau dia terus mengklakson mobilnya, tiba-tiba macetnya langsung hilang? Yang ada malah kaca mobilnya digedor orang-orang. Berisik. Kalau memang ngga mau menghadapi macet, ya coba mobilnya dipakaikan alat yang bisa buat mobil terbang, semacam baling-baling bambu misalnya. Begitu kena macet, tinggal terbang! beres perkara. Daripada membuat seluruh orang terganggu.

Tidak habis pikir saya dengan orang-sinting0gemar-membunyikan-klaksonnya. Mungkin hidupnya pilu.

12.12.11

#12 Bear Head

Haruskah aku berkepala beruang, agar orang-orang tertawa, di saat tak ingin ku ciptakan sama sekali seseungging senyum?
For God sake, I'm just human being.


source : weheartit

11.12.11

#11 Your opinion, your right.

Ketika kamu menyukai warna oranye dan dia lebih suka warna hitam.
Bukan berarti kamu memakai warna hitam agar dia suka.
Kamu hidup di atas kedua kakimu, bukan dengan kakinya.
Kamu pacar atau ekornya?
Bahkan pasal 28 UUD 1945 mendukungmu.
Kamu bebas mempunyai pendapatmu sendiri.
Begitupun dengannya.

Yang harus kalian lakukan adalah meredam ego masing-masing untuk saling mendengar dan menghargai pendapat, baik punyamu, atau punya dia.

10.12.11

#10 Short Message Service

perempuan berbando merah.
melihat ponselnya.
membaca, dan membaca.
mendekati layar ponsel seakan tidak percaya dengan apa yang tertulis di dalamnya.
tak lama, pandangannya berubah nanar.
jiwanya tak lagi di sana.

***

Sender: My Love ( +6281234xxxxx)
"Aku benci kamu"

9.12.11

#9 PLKH oh PLKH.

PLKH itu ibarat ikut lomba Bakiak dalam lomba 17an.
Sepasang bakiak, dengan banyak orang di atasnya.
Pemenangnya adalah yang berhasil melewati garis finish dengan tidak jatuh sama sekali.

Ya, begitulah kira-kira saya menggambarkan PLKH.

PLKH adalah Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum. Bagi mahasiswa fakultas hukum pasti merasa familiar dengan mata kuliah ini. PLKH adalah perwujudan dari mata kuliah hukum acara. Singkatnya, PLKH atau yang disebut beberapa universitas sebagai peradilan semu, adalah praktek sidang. Mulai sidang agama, perdata, TUN sampai pidana. Kita diharuskan membuat berkas secara mandiri, membuat dialog, dan kemudian memerankannya.
Umumnya satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok yang nantinya akan memerankan 4 sidang seperti yang saya sebutkan di atas. Jadilah selama kurang lebih dua bulan, satu kelompok tersebut harus bekerja sama untuk menampilkan sidang yang apik dengan penguasaan materi yang lebih dari sekedar mengerti.

Kita dituntut untuk bekerja sama dengan orang yang sama sekali tidak dekat dengan kita, atau bahkan dengan orang-orang yang belum kita kenal, dan tentunya dengan karakter yang berbeda-beda. Di dalam setiap kondisi, kita pasti akan memerankan seperti apa 'karakter' yang kita tampilkan.
Apakah kita menjadi Si Bos, yang mengatur segala jalannya pekerjaan kelompok kita?
Apakah kita menjadi Si Nerimo, yang kalau ada kesepakatan akan menjawab "Terserah." atau "Aku ikut gimana kalian aja" ?
atau, apakah kita menjadi Si I don't Care, yang menaruh ego di atas segalanya, tidak peduli entah itu merugikan orang lain atau tidak?

'Karakter' itu kalian yang menentukan. Dengan kerjasama otak dan kesadaran diri, pasti kalian akan menemukan 'karakter' apa yang cocok yang harus kalian keluarkan pada saat bekerja sama dengan orang banyak.

Jauh sebelum di atas bakiak, kalian sudah harus menyamakan visi.
agar nantinya saat misi berlangsung, tidak ada yang keluar jalur dan terjatuh dari bakiak.
itulah mengapa, kunci untuk memenangkan lomba bakiak tersebut adalah dengan penyamaan langkah kaki. kalau satu mulai dengan kaki kiri, semua akan memulainya dengan kaki kiri. begitu juga sebaliknya. Selain itu adalah satu irama. tidak akan mungkin menang jika yang satu berjalan dengan irama 4/4 , yang satu 1/4. Kita tidak boleh terburu-buru pun tidak boleh terlalu santai. Sekilas memang ribet dan susah, tapi kalau kita sudah menyamakan tujuan mengikuti lomba bakiak, cara apapun pasti akan terlihat mudah. Karena dengan sendirinya, kita mengkarduskan ego kita sendiri.


8.12.11

#8 Para-Para-Paradise

gadis cilik itu ingin menggenggam dunia.
tapi ketika ia akan menggapainya, sejengkal lagi, poof! dunia menghilang. terbang bagai asap. kesana kemari tidak beraturan.
gadis cilik tidak menyerah. ia tetap mengejarnya.
sampai baju pelanginya bermandikan keringat.
Sejenak ia berkata : "Life goes on, it gets so heavy."

gadis cilik memimpikan Paradise.



NB : Terinspirasi lagu Coldplay - Paradise